Kolam rendaman material tambang emas diketahui tersebar di sejumlah titik di Poboya. Salah satu lokasi yang paling dikenal warga adalah kawasan Lorong Monyet.
Di area ini, diduga terdapat banyak kolam rendaman dengan kapasitas bervariasi, mulai dari 500, 700, 1.000, 1.500, hingga 3.000 retasi dump truck.
“Di situ ada kongsi berdua, Hj CN dengan temannya,” ungkap sumber terpercaya lainnya.
Baca Juga: DT Jatuh dari Ketinggian 30 Meter di PETI Poboya, Berikut Penyebab dan Nasib Pengemudi
Selain kolam berkapasitas sedang, sumber juga mengungkap adanya kolam rendaman berukuran besar yang mampu menampung hingga 7.000 hingga 10.000 retasi material tambang.
Tak hanya di Lorong Monyet, kolam rendaman juga ditemukan di lorong dekat bak PDAM Poboya.
Informasi di lapangan menyebutkan kolam di area tersebut dikelola oleh Hj CN bersama rekannya.
Baca Juga: Deretan Kecelakaan di Tambang Ilegal Poboya Sepanjang 2025, Aktivitas PETI Terus Makan Korban
Dominasi peran pemodal di PETI Poboya juga terlihat dari penguasaan lokasi pengambilan material tambang.
Hj CN ditengarai mengendalikan sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan Kijang 25, Kijang 30, Kijang 35, hingga wilayah Vavolapo.












