Peristiwa

Peran Pemodal di PETI Poboya Terkuak, Diduga Kuasai Kolam Rendaman hingga Jalur Material Tambang

×

Peran Pemodal di PETI Poboya Terkuak, Diduga Kuasai Kolam Rendaman hingga Jalur Material Tambang

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan Kerja Kembali Terjadi di Tambang Ilegal Poboya, Satu Dump Truck Tergelincir di Jalur Menanjak
Insiden kecelakaan dump truck di kawasan yang diduga menjadi lokasi aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kelurahan Poboya, Kota Palu, kembali membuka tabir kuatnya peran pemodal di PETI Poboya dalam rantai aktivitas tambang emas ilegal tersebut.

Kolam rendaman material tambang emas diketahui tersebar di sejumlah titik di Poboya. Salah satu lokasi yang paling dikenal warga adalah kawasan Lorong Monyet.

Di area ini, diduga terdapat banyak kolam rendaman dengan kapasitas bervariasi, mulai dari 500, 700, 1.000, 1.500, hingga 3.000 retasi dump truck.

“Di situ ada kongsi berdua, Hj CN dengan temannya,” ungkap sumber terpercaya lainnya.

Baca Juga: DT Jatuh dari Ketinggian 30 Meter di PETI Poboya, Berikut Penyebab dan Nasib Pengemudi

Selain kolam berkapasitas sedang, sumber juga mengungkap adanya kolam rendaman berukuran besar yang mampu menampung hingga 7.000 hingga 10.000 retasi material tambang.

Tak hanya di Lorong Monyet, kolam rendaman juga ditemukan di lorong dekat bak PDAM Poboya.

Informasi di lapangan menyebutkan kolam di area tersebut dikelola oleh Hj CN bersama rekannya.

Baca Juga: Deretan Kecelakaan di Tambang Ilegal Poboya Sepanjang 2025, Aktivitas PETI Terus Makan Korban

Dominasi peran pemodal di PETI Poboya juga terlihat dari penguasaan lokasi pengambilan material tambang.

Hj CN ditengarai mengendalikan sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan Kijang 25, Kijang 30, Kijang 35, hingga wilayah Vavolapo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *