Peristiwa

Jatam Tantang Jenderal Endi Tertibkan Tambang Ilegal di Sulteng, Sebut PETI Poboya di Pelupuk Mata Polda

×

Jatam Tantang Jenderal Endi Tertibkan Tambang Ilegal di Sulteng, Sebut PETI Poboya di Pelupuk Mata Polda

Sebarkan artikel ini
Jatam Tantang Jenderal Endi Tertibkan Tambang Ilegal di Sulteng, Sebut PETI Poboya di Pelupuk Mata Polda
Koordinator Jatam Sulteng, Moh Taufik (kiri). Kapolda Sulteng, Irjen Pol Endi Sutendi (kanan)

Palu, MemoSulawesi.id – Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Sulawesi Tengah menantang Kapolda Sulteng yang baru, Irjen Pol Endi Sutendi, untuk serius menertibkan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang marak di wilayah Sulawesi Tengah.

“Tambang ilegal adalah pekerjaan rumah pertama yang harus diselesaikan Kapolda baru,” tegas Koordinator Jatam Sulteng, Moh Taufik pada Rabu 5 November 2025.

Menurut Taufik, maraknya PETI di berbagai daerah di Sulteng terjadi karena lemahnya penegakan hukum oleh aparat, khususnya Polda Sulteng.

Baca Juga: Launching Bantuan Pangan, Wagub Reny Pastikan Bulog Siap Beli Hasil Panen Petani Sulteng

Padahal, kata dia, aktivitas PETI merupakan kegiatan ilegal yang melanggar undang-undang dan menimbulkan kerugian besar bagi negara.

Ia mencontohkan aktivitas PETI di Poboya, Kota Palu, yang hingga kini masih marak tanpa penindakan.

“Tambang ilegal di Poboya itu bisa dibilang ada di pelupuk mata Polda Sulteng, karena jaraknya hanya sekitar 10 kilometer dari markas Polda. Tapi sampai hari ini belum ada tindakan tegas,” ujarnya.

Baca Juga: Update Kasus Kematian Afif: Kendala Akses Iphone Korban Jadi Sorotan, 20 Saksi Diperiksa Polisi

Taufik menyebut, kondisi serupa juga terjadi di Parigi Moutong dan Buol.

Berdasarkan sejumlah pemberitaan, aktivitas PETI di dua daerah tersebut semakin marak tanpa ada penindakan dari aparat penegak hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *