Sulawesi

PSI Peduli Bantu Pulihkan Semangat Warga Lembantongoa Pascagempa Sigi

×

PSI Peduli Bantu Pulihkan Semangat Warga Lembantongoa Pascagempa Sigi

Sebarkan artikel ini
Di tengah situasi tersebut, kehadiran Posko PSI Peduli menjadi bagian penting dalam proses pemulihan masyarakat.
Melalui berbagai program kemanusiaan, PSI Peduli Bantu Pulihkan Semangat Warga Lembantongoa yang masih berjuang menghadapi dampak gempa dan longsor.

Sigi, MemoSulawesi.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada 17 Juni 2026 masih menyisakan dampak mendalam bagi warga Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi.

Selain merusak ratusan rumah, bencana tersebut juga memicu longsor di kawasan pegunungan yang berada tidak jauh dari permukiman masyarakat.

Bekas longsoran terlihat jelas membelah sejumlah titik lereng gunung di sekitar desa. Kondisi tersebut menjadi pengingat kuat atas dahsyatnya guncangan yang dirasakan warga saat gempa terjadi.

Baca Juga: PSI Peduli Dampingi Warga Lembantongoa Lewat Bantuan Kemanusiaan, Dapur Umum dan Trauma Healing

Lukman, salah seorang warga Desa Lembantongoa, mengatakan getaran gempa kali ini terasa lebih kuat dibandingkan gempa besar yang terjadi pada 2018 lalu.

“Saat gempa terjadi, kami semua berlarian keluar rumah. Getarannya sangat kuat dan berlangsung cukup lama. Banyak warga menangis karena teringat peristiwa tahun 2018,” ujar Lukman saat ditemui di Posko Bencana DPW PSI Sulteng, Minggu 21 Juni 2026.

Data sementara menunjukkan sekitar 200 rumah warga mengalami kerusakan akibat gempa.

Baca Juga: Aksi PSI Peduli di Lembantongoa Hadirkan Trauma Healing dan 2.000 Paket Bantuan untuk Penyintas Gempa

Sebagian bangunan mengalami retak pada dinding dan fondasi, sedangkan sejumlah rumah lainnya mengalami kerusakan berat sehingga penghuninya terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Namun, dampak bencana tidak hanya dirasakan pada sektor fisik. Banyak warga, terutama anak-anak, masih mengalami ketakutan dan trauma pascagempa.