Peristiwa

Anwar Hafid Pastikan Pemprov Sulteng Bergerak, Tim Investigasi Dikerahkan Cek Aktivitas Tambang Dongi-Dongi

×

Anwar Hafid Pastikan Pemprov Sulteng Bergerak, Tim Investigasi Dikerahkan Cek Aktivitas Tambang Dongi-Dongi

Sebarkan artikel ini
Anwar Hafid Pastikan Pemprov Sulteng Bergerak, Tim Investigasi Dikerahkan Cek Aktivitas Tambang Dongi-Dongi
Tim Investigasi Cek Aktivitas Tambang Dongi-Dongi menjadi langkah cepat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam merespons dugaan aktivitas pertambangan yang dinilai berpotensi mengancam kawasan bersejarah di Dongi-Dongi, Minggu 8 Maret 2026. Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam dalam menyikapi isu tersebut. 

Palu, MemoSulawesi.id – Tim Investigasi Cek Aktivitas Tambang Dongi-Dongi menjadi langkah cepat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam merespons dugaan aktivitas pertambangan yang dinilai berpotensi mengancam kawasan bersejarah di Dongi-Dongi, Minggu 8 Maret 2026.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam dalam menyikapi isu tersebut.

Ia memastikan Tim Investigasi Cek Aktivitas Tambang di Dongi-Dongi telah bergerak melakukan pengecekan langsung di lapangan setelah informasi mengenai aktivitas tambang itu muncul di ruang publik.

Baca Juga: Dugaan Tumpang Tindih Izin Tambang Mencuat di Sulteng, Izin Baru Terbit Saat Proses Perpanjangan IUP

Sebelumnya, sejumlah pihak sempat mempertanyakan sikap Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang dinilai belum menunjukkan langkah konkret dalam menangani persoalan tersebut.

Minimnya pernyataan terbuka dari pemerintah daerah bahkan sempat memunculkan spekulasi terkait komitmen Pemprov Sulteng dalam melindungi situs warisan budaya yang menjadi identitas daerah.

Menanggapi sorotan itu, Gubernur Anwar Hafid membantah anggapan bahwa pemerintah bersikap pasif.

Baca Juga: Ribut Soal Tambang Emas, Agussalim Tantang Debat Terbuka Soal Status Dongi-dongi

Ia menegaskan Tim Investigasi Cek Aktivitas Tambang di Dongi-Dongi telah bekerja di lapangan melalui koordinasi lintas lembaga.

“Sejak adanya berita itu, tim kami sudah berada di lapangan berkoordinasi dengan Balai Konservasi Taman Nasional Lore Lindu dan Pemerintah Kabupaten Poso. Kami bekerja, bukan diam,” tegas Anwar Hafid.