Sulawesi

Seminar Akhir Indeks Ketimpangan Wilayah, Wawali Dorong Pembangunan Berbasis Data untuk Masa Depan Lebih Merata

×

Seminar Akhir Indeks Ketimpangan Wilayah, Wawali Dorong Pembangunan Berbasis Data untuk Masa Depan Lebih Merata

Sebarkan artikel ini
Seminar Akhir Indeks Ketimpangan Wilayah, Wawali Dorong Pembangunan Berbasis Data untuk Masa Depan Lebih Merata
Seminar Akhir Indeks Ketimpangan Wilayah, Wawali Dorong Pembangunan Berbasis Data untuk Masa Depan Lebih Merata

Palu, MemoSulawesi.id – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin secara resmi membuka Seminar Akhir Dokumen Analisis Indeks Ketimpangan Wilayah Kota Palu, Senin 6 Oktober 2025 di Ruang Rapat Bantaya Kantor Wali Kota Palu.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan pembangunan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berbasis data di Kota Palu.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Imelda menegaskan bahwa pembangunan seharusnya merupakan proses perbaikan berkesinambungan dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia.

Baca Juga: Wali Kota Palu Silaturahim dengan Warga Tondo, Bahas Harapan dan Masa Depan Lahan Eks HGB

Salah satu fungsi utama pembangunan adalah mengefektifkan keterhubungan dan ketergantungan antar wilayah yang berspesialisasi secara fungsional.

“Dalam pembangunan ada dua hal penting, yaitu pertumbuhan ekonomi dan pemerataan ekonomi. Pada awalnya, banyak yang menduga pemerataan akan tercapai jika ada pertumbuhan, namun kenyataannya tidak selalu demikian. Pertumbuhan di suatu wilayah tidak serta merta menimbulkan pertumbuhan yang sama di wilayah lain,” ujar wakil wali kota.

Wakil wali kota menambahkan, pembangunan harus diarahkan kepada tiga pilar utama, yakni pemerataan, pertumbuhan, dan keberlanjutan.

Baca Juga: Pemkot Palu Gandeng Perusahaan Jepang Bangun Proyek Biogas, Langkah Nyata Atasi Sampah

Jika pemerataan tidak tercapai, hal itu dapat menimbulkan kesenjangan atau ketimpangan antarwilayah, yang berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial, kerawanan disintegrasi, hingga disparitas ekonomi yang semakin tajam.

Karena itu, wakil wali kota menekankan pentingnya data dan informasi statistik kewilayahan yang dapat digunakan sebagai alat monitoring dan evaluasi kerja terhadap implementasi pembangunan di semua kecamatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *