Husen menyebut area yang terlewat merupakan lokasi operasi seorang pelaku PETI berinisial RF alias AB beserta keluarganya.
Saat operasi berlangsung, kelompok AB Cs diduga tidak tersentuh karena sudah mengetahui rencana penertiban.
Mereka melibatkan kerabat masing-masing KN, GF, serta dua paman, MO dan MD.
“Kami menduga AB Cs ini melakukan aktivitas PETI di atas lokasi yang ditertibkan Polhut dan Gakkum. Jaraknya tidak begitu jauh,” tegasnya.
FORMAT juga mencatat sedikitnya empat ekskavator milik AB dan dua unit milik kerabatnya yang masih aktif bekerja.
Husen mempertanyakan kinerja tim penertiban yang dinilai melewatkan titik tersebut.
“Tidak sampai ke sana Polhut Gakkum ini. Kerjanya seperti apa? Alat ada di sekitar situ, dilewati yang sementara disembunyi. Kenapa tidak dipasang police line?” kritiknya.
FORMAT mendesak Polhut Dishut Sulteng dan Gakkumhut segera melakukan operasi lanjutan dan menyisir cabang kiri Desa Taopa Utara.












