Peristiwa

Aktivitas Pertambangan Ilegal di Poboya Kembali Disorot, Diduga Libatkan Pemodal Besar

×

Aktivitas Pertambangan Ilegal di Poboya Kembali Disorot, Diduga Libatkan Pemodal Besar

Sebarkan artikel ini
Aktivitas Pertambangan Ilegal di Poboya Kembali Disorot, Diduga Libatkan Pemodal Besar
Aktivitas pertambangan ilegal di area operasi PT Citra Palu Minerals (CPM), Kelurahan Poboya, Kota Palu, kembali menjadi sorotan publik.

Palu, MemoSulawesi.id – Aktivitas pertambangan ilegal di area operasi PT Citra Palu Minerals (CPM), Kelurahan Poboya, Kota Palu, kembali menjadi sorotan publik.

Aktivitas ini diduga kembali beroperasi setelah sebelumnya sempat terhenti akibat operasi penertiban oleh aparat penegak hukum.

Selama bertahun-tahun, Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Poboya menggunakan metode kolam rendaman atau heap leaching.

Baca Juga: Wali Kota Palu Tinjau Sungai Layana dan Kawasan UMKM Tondo, Respon Keluhan Masyarakat

Berdasarkan informasi dari sejumlah narasumber, puluhan kolam rendaman tersebut diduga milik para pemodal berinisial FL, AM, SM, dan AD.

Para pemodal ini disebut-sebut kembali beraktivitas setelah beberapa pekan lalu menghentikan kegiatan karena adanya operasi dari aparat hukum.

Kini, mereka diduga kembali membuka kolam perendaman material di area izin PT CPM.

Baca Juga: Pelayanan Bus Transpalu Dihentikan Sementara, Dishub Fokus Evaluasi dan Pembangunan Halte Baru

“Iya, ramai lagi kolam di atas. Sudah banyak bos-bos yang buka kolam,” ungkap salah satu sumber kepada media ini, Selasa 21 Oktober 2025.

Sumber lain menambahkan, material tambang yang digunakan dalam aktivitas pertambangan ilegal itu diambil dari kawasan Vatutempa—dikenal dengan sebutan Kijang 30—dan Vavolapo, yang termasuk dalam area kontrak karya PT CPM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *