“Informasi yang kami terima, sebagian alat berat disembunyikan di rumah warga dekat lokasi aktivitas PETI,” ungkapnya.
Rustam menegaskan, operasi penertiban PETI ini harus menjadi pembelajaran serius bagi aparat penegak hukum dan pemerintah daerah, termasuk dalam mengusut dugaan keterlibatan oknum aparat yang menjadi beking para pelaku tambang ilegal.
Selain di Desa Gio Barat, Rustam juga meminta Polhut dan Gakkum melakukan operasi penertiban PETI di wilayah Desa Lobu, Lambunu, dan Karya Mandiri, Kabupaten Parigi Moutong.
Baca Juga: Update Kasus Kematian Afif: Kendala Akses Iphone Korban Jadi Sorotan, 20 Saksi Diperiksa Polisi
“Kami mendesak Bapak Gubernur memerintahkan Polhut Dinas Kehutanan untuk menertibkan semua lokasi PETI dan membongkar siapa otak di balik maraknya tambang ilegal di wilayah kami,” tegas Rustam.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Kehutanan Sulawesi Tengah maupun Gakkum KLHK terkait operasi tersebut. ***
Kunjungi Instagram resmi MemoSulawesi.id di sini.












