Sulawesi

Gubernur Anwar Hafid Hadiri Rembuk Budaya di Buol, Agenda Pelestarian Budaya Lokal dan Penguatan Identitas Daerah

×

Gubernur Anwar Hafid Hadiri Rembuk Budaya di Buol, Agenda Pelestarian Budaya Lokal dan Penguatan Identitas Daerah

Sebarkan artikel ini
Gubernur Anwar Hafid Hadiri Rembuk Budaya di Buol, Agenda Pelestarian Budaya Lokal dan Penguatan Identitas Daerah
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid dan wakilnya Remy A Ladjido hadiri Rembuk Budaya di Kabupaten Buol pada Selasa siang, 27 Mei 2025. (Foto: Humas Pemprov Sulteng)

Dalam pelaksanaan Rembuk Budaya, direncanakan akan dirumuskan empat rekomendasi utama yang menjadi pijakan pengembangan kebudayaan daerah.

Salah satu rekomendasi tersebut adalah memperkuat kelembagaan Kerajaan dan Dewan Adat Buol, guna memastikan peran serta fungsi lembaga adat tetap relevan dan berdaya dalam dinamika sosial kemasyarakatan.

Rekomendasi berikutnya menyangkut pembentukan Peradilan Adat Buol sebagai lembaga yang berfungsi menyelesaikan konflik atau sengketa melalui pendekatan hukum adat.

Hal ini dimaksudkan untuk menghadirkan alternatif penyelesaian masalah yang lebih sesuai dengan nilai-nilai dan norma lokal masyarakat Buol.

Baca Juga: Lomba Bertajuk Berlayar Bersama Fathur Razaq, Dorong Pelestarian Tradisi dan Kepedulian Lingkungan

Selain itu, dua rekomendasi lainnya menitikberatkan pada pelestarian seni dan bahasa daerah.

Rembuk Budaya mengusulkan pembentukan Dewan Kesenian Buol sebagai motor penggerak pengembangan seni budaya, serta mendorong penguatan literasi Bahasa Buol dengan mengintegrasikannya ke dalam kurikulum muatan lokal di jenjang sekolah dasar dan menengah pertama.

Usai melaksanakan shalat berjamaah di Masjid Agung Buol, rombongan Gubernur dan Wakil Gubernur kemudian bertolak ke Istana Raja Buol.

Gubernur dan Wakil Gubernur kemudian disambut dengan upacara adat sebagai tamu kehormatan Kerajaan Buol.

Baca Juga: Jasa Raharja dan BRI Gelar Literasi Keuangan: Frugal Living untuk Hidup Sehat, Berdaya dan Berintegritas

Agenda di Istana Buol kemudian dibuka dengan penyematan gelar kehormatan yakni Tau Doka (orang besar) kepada Gubernur Anwar Hafid oleh Raja Buol, Moh Syafri Turungku, yang disimbolkan dengan pengenaan songgo taud (penutup kepala kehormatan).

Kemudian penyematan gelar Tau Doka kepada Wakil Gubernur, dr. Reny Lamadjido dilakukan oleh permaisuri Raja Buol, Lismeta Abd Habid yang disimbolkan dengan sarung khas Buol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *