Empat tahun setelah beroperasi, kawasan industri IMIP masuk daftar proyek strategis nasional (PSN) dan objek vital nasional (obvitnas) pada 2019.
Saat ini, IMIP memiliki 53 tenant dalam kawasan seluas 4.000 hektare, terbagi dalam tiga klaster industri:
- Stainless steel, kapasitas 4 juta ton per tahun.
- Baja karbon, kapasitas 4,8 juta ton per tahun.
- Nikel kobalt dan nikel sulfida, masing-masing 120.000 ton per tahun.
Lebih dari satu dekade sejak berdiri, IMIP berkembang menjadi pemain utama industri nikel nasional.
Hingga Mei 2025, jumlah karyawan mencapai 85.423 orang, melampaui jumlah tenaga kerja di PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Maluku Utara. ***
Kunjungi Instagram resmi MemoSulawesi.id di sini.












