Sulawesi

Donggala-Parimo Jadi Andalan Target Serapan Beras dan Jagung, Berikut Harga Pembelian di Bulog Sulteng

×

Donggala-Parimo Jadi Andalan Target Serapan Beras dan Jagung, Berikut Harga Pembelian di Bulog Sulteng

Sebarkan artikel ini
Donggala-Parimo Jadi Andalan Target Serapan Beras dan Jagung, Berikut Harga Pembelian di Bulog Sulteng
Ilustrasi. Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah menjadikan Kabupaten Donggala dan Parigi Moutong sebagai daerah andalan dalam mendukung Target Serapan Beras dan Jagung pada tahun 2026.

Palu, MemoSulawesi.id – Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah menjadikan Kabupaten Donggala dan Parigi Moutong sebagai daerah andalan dalam mendukung Target Serapan Beras dan Jagung pada tahun 2026.

Bulog Sulawesi Tengah menargetkan penyerapan 11.000 ton beras lokal dan 3.000 ton jagung sepanjang 2026 sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah Sulawesi Tengah.

Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil Sulawesi Tengah, Jusri, mengatakan penyerapan beras dilakukan melalui dua mekanisme, yakni pembelian gabah petani dengan harga Rp6.500 per kilogram dan pembelian beras dengan harga Rp12.000 per kilogram.

Baca Juga: Bulog Sulteng Pastikan Pasokan Pangan Hadapi Ramadhan Tetap Aman

“Target ini terus kami dorong melalui sosialisasi langsung kepada masyarakat, khususnya petani. Penyerapan gabah menjadi fokus karena sebagian besar petani selama ini masih menjual hasil panen dalam bentuk beras,” ujar Jusri pada Jumat 30 Januari 2026.

Jusri menjelaskan hampir seluruh wilayah di Sulawesi Tengah memiliki potensi untuk mendukung Target Serapan Beras dan Jagung.

Namun, dalam waktu dekat, Donggala dan Parigi Moutong diperkirakan menjadi daerah yang lebih cepat memasukkan stok ke Bulog.

Baca Juga: Bulog Sulteng Target Tuntaskan SPHP Beras 2025 hingga Akhir Januari 2026

“Potensi penyerapan gabah hampir ada di seluruh wilayah Sulawesi Tengah. Untuk saat ini, Donggala dan Parigi Moutong yang stoknya diperkirakan lebih dulu masuk,” jelasnya.

Selain beras, Bulog Sulteng juga menaikkan signifikan target penyerapan jagung.