“Kami bersyukur ada PSI yang datang membantu. Anak-anak yang sebelumnya murung sekarang mulai kembali ceria setelah mengikuti kegiatan trauma healing. Ini sangat berarti bagi kami,” kata seorang warga.
Meski demikian, masyarakat berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat segera berjalan sehingga kehidupan warga kembali normal.
Selain perbaikan rumah yang rusak, pendampingan psikososial juga diharapkan terus berlanjut hingga kondisi mental masyarakat benar-benar pulih.
Baca Juga: PSI Sulteng Tunda Rakorwilsus Usai Gempa, Fokus Salurkan Bantuan dan Trauma Healing Korban
Bencana gempa dan longsor yang melanda Desa Lembantongoa menjadi ujian berat bagi masyarakat setempat.
Namun, di tengah duka dan trauma yang masih dirasakan, PSI Peduli Bantu Pulihkan Semangat Warga Lembantongoa melalui bantuan kemanusiaan, dapur umum, dan program trauma healing yang memberikan harapan baru bagi para penyintas.
Di antara lereng gunung yang longsor dan rumah-rumah yang rusak, senyum anak-anak yang mulai kembali merekah menjadi tanda bahwa harapan masih tumbuh di Lembantongoa. ***
Kunjungi Instagram resmi MemoSulawesi.id di sini.












