Sulawesi

Program BERANI Sehat Tetap Layani 111 Ribu PBI-JK yang Dinonaktifkan di Sulawesi Tengah

×

Program BERANI Sehat Tetap Layani 111 Ribu PBI-JK yang Dinonaktifkan di Sulawesi Tengah

Sebarkan artikel ini
Program BERANI Sehat Tetap Layani 111 Ribu PBI-JK yang Dinonaktifkan di Sulawesi Tengah
Program BERANI Sehat tetap layani 111 Ribu PBI-JK yang dinonaktifkan oleh Pemerintah Pusat di Sulawesi Tengah. Program tersebut hadir sebagai solusi konkret untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal dan berpihak kepada rakyat.

Kabupaten Parigi Moutong tercatat sebagai daerah dengan jumlah PBI-JK nonaktif tertinggi, yakni 18.584 jiwa, disusul Kabupaten Poso sebanyak 16.366 jiwa dan Kabupaten Toli-Toli sebanyak 11.403 jiwa.

Sementara itu, Kabupaten Banggai mencatat 11.111 jiwa, Donggala sebanyak 9.241 jiwa, dan Buol mencapai 8.117 jiwa.

Selanjutnya, Kabupaten Sigi tercatat sebanyak 7.774 jiwa, Morowali Utara 6.184 jiwa, Kota Palu 5.705 jiwa, Morowali 5.397 jiwa, Banggai Kepulauan 4.898 jiwa, Tojo Una-Una 3.620 jiwa, serta Banggai Laut 2.790 jiwa.

Baca Juga: Reses DPRD Palu, Lewi Alik Dengar Keluhan Warga soal Drainase, Retribusi Sampah dan Bantuan Usaha

Reny Lamadjido menegaskan, Program BERANI Sehat dirancang untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan meskipun menghadapi kendala administrasi kepesertaan BPJS Kesehatan.

Program tersebut merupakan bentuk komitmen kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny Lamadjido dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif dan inklusif.

“Alhamdulillah, semua itu sudah kami antisipasi. Jika dalam data terdapat sekitar 111 ribu masyarakat yang dinonaktifkan, maka saat itu juga mereka langsung dilayani melalui Program BERANI Sehat,” tegas Reny.

Baca Juga: Bulog Sulteng Pastikan Pasokan Pangan Hadapi Ramadhan Tetap Aman

Hal senada disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid.

Ia menuturkan bahwa Program BERANI Sehat dirancang untuk menjawab berbagai persoalan layanan kesehatan, termasuk penyakit berat yang membutuhkan biaya besar.