Peristiwa

Orang Hilang di Kebun Desa Ampera Kecamatan Palolo Sigi Akhirnya Ditemukan, Begini Kondisinya

×

Orang Hilang di Kebun Desa Ampera Kecamatan Palolo Sigi Akhirnya Ditemukan, Begini Kondisinya

Sebarkan artikel ini
Orang Hilang di Kebun Desa Ampera Kecamatan Palolo Sigi Akhirnya Ditemukan, Begini Kondisinya
orang hilang dikebun Desa Ampera, Palolo, Sigi akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat. (Foto: Basarnas Palu)

Sigi, MemoSulawesi.id – Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menerima informasi orang hilang di kebun Desa Ampera, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi pada Sabtu, 8 Maret 2025.

Korban bernama Safruddin (45) asal Desa Sintuwu itu dilaporkan hilang pada Jumat, 7 Maret 2025 pukul 07.00 wita.

Kepala Kantor Pencarian dan Petolongan Palu, Muh Rizal mengatakan, dari informasi yang dihimpun, pada Jumat sekitar pukul 06.30 wita korban pamit ke istrinya untuk berangkat ke kebun.

Namun, hingga saat ini belum kembali, keluarga mencoba menghubungi korban tetapi hp korban  tidak aktif.

Baca Juga: PT Jasa Raharja Tekankan Tindakan Preemtif dan Preventif untuk Keselamatan Transportasi

Korban terakhir terlihat di rumah tetangga untuk menitipkan motornya dan menuju ke kebun.

Upaya pencarian yg dilakukan oleh pihak keluarga dan masyarakat sampai saat ini masih  nihil.

Kepala Desa Ampera, Bapak Muchlis melaporkan hal tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu untuk membantu melakukan pencarian.

Personil Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu  memberangkatkan 1 (satu) tim rescuer yang berjumlah 8 orang dengan menggunakan rescue car dan membawah peralatan pendukung seperti alat montaineering, alat komunikasi, Gps, motor trail, peratalan medis dan alat pelindung diri (APD).

Baca Juga: Seorang Perempuan Diciduk Polisi di Kelurahan Lere Kota Palu, Diduga Terlibat Narkoba

Sesampainya di lokasi tim sar gabungan melakukan persiapan dan briefing yang di pimpin langsung oleh Kepala Subseksi Operasi dan Siaga SAR.

Unsur yang terlibat diantaranya Personil KPP Palu, Babinsa, Rapi, Pemerintah setempat, Pihak keluarga dan Masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *