Anwar juga menegaskan bahwa langkah yang dilakukan Menteri P2MI sejalan dengan visi dan misi pasangan BERANI (Anwar-Reny).
“Salah satu program kami, yaitu jika anak-anak kita ingin kuliah, kami siapkan beasiswa. Tidak ada lagi alasan tidak kuliah karena biaya, sebab pemerintah provinsi bersama bupati dan wali kota sudah menyediakan beasiswa,” jelasnya.
“Sedangkan bagi mereka yang tidak ingin kuliah karena ingin langsung bekerja dan membantu orang tua, maka solusinya adalah pelatihan keterampilan tenaga kerja. Program yang kita lakukan hari ini bersama Pak Menteri adalah salah satu bentuk konkret dari solusi itu,” tambah Anwar Hafid.
Kapolda Sulteng, Irjen Pol Agus Nugroho, menegaskan komitmen Polda Sulteng dalam memberantas sindikat TPPO dan penempatan pekerja migran ilegal.
“Kami akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder agar pencegahan dan pemberantasan TPPO serta migrasi ilegal dapat berjalan efektif,” kata Kapolda.
Kapolda berharap sosialisasi ini membuka wawasan masyarakat Sulawesi Tengah tentang peluang kerja luar negeri yang legal, sehingga mereka tidak terjebak dalam jaringan TPPO maupun migrasi ilegal. ***
Kunjungi Instagram resmi MemoSulawesi.id di sini.












