Sulawesi

Jasa Raharja Tinjau Kesiapan Pelabuhan Merak untuk Operasi Lilin Nataru 2025–2026

×

Jasa Raharja Tinjau Kesiapan Pelabuhan Merak untuk Operasi Lilin Nataru 2025–2026

Sebarkan artikel ini
Jasa Raharja Tinjau Kesiapan Pelabuhan Merak untuk Operasi Lilin Nataru 2025–2026
Jasa Raharja Tinjau Kesiapan Pelabuhan Merak untuk Operasi Lilin Nataru 2025–2026

Jakarta, MemoSulawesi.id – Jajaran Kepolisian, Kementerian Perhubungan, BUMN, dan stakeholder terkait melakukan survei untuk meninjau Kesiapan Pelabuhan Merak dalam mendukung Operasi Lilin Nataru 2025–2026.

Kegiatan survei ini dipimpin oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., serta diikuti oleh perwakilan Ditjen Perhubungan Darat, Ditjen Perhubungan Laut, BPJT, Jasa Raharja, Jasa Marga, ASDP, dan Marga Mandala Sakti.

Survei tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, rekayasa lalu lintas, dan langkah mitigasi keselamatan di salah satu simpul transportasi utama yang selalu mengalami lonjakan penumpang dan kendaraan pada libur akhir tahun.

Baca Juga: Jasa Raharja Pastikan Keterjaminan Santunan, 22 Korban Kecelakaan SDN Kalibaru Terjamin Perlindungannya

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Dr. Drs. Aan Suhanan, M.Si., menjelaskan bahwa rapat koordinasi dan survei lapangan menjadi langkah penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi potensi persoalan selama periode Nataru.

Aan menyampaikan bahwa terdapat dua isu utama berdasarkan hasil pemantauan.

“Pertama, survei menunjukkan peningkatan pergerakan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru 2025–2026. Kedua, BMKG memaparkan bahwa Desember—Januari merupakan puncak musim hujan, dengan potensi bibit siklon yang dapat memicu curah hujan tinggi, angin kencang, dan gelombang besar,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas. Karena itu, Korlantas Polri, Kemenhub, dan seluruh stakeholder telah menyiapkan strategi operasional menghadapi peningkatan arus dan dinamika cuaca.

“Kami telah menyiapkan pembagian pelabuhan di sisi Jawa dan Sumatra, serta empat pelabuhan pendukung. Kami juga menyiapkan strategi delaying system karena karakteristik pelabuhan tidak memungkinkan kendaraan masuk dermaga secara bersamaan. SOP dan pengelolaan arus lalu lintas sudah disinergikan. Negara hadir untuk melayani masyarakat,” jelas Aan.

Baca Juga: Jasa Raharja Distribusi Bantuan untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor di Lubuk Minturun Sumbar

Sebagai bagian dari ekosistem keselamatan transportasi nasional, Jasa Raharja turut mendukung penuh kegiatan ini.

Plt. Direktur Utama Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, menegaskan komitmen perusahaan untuk memastikan perlindungan masyarakat selama periode Nataru.

“Jasa Raharja mendukung penuh langkah koordinatif lintas sektor untuk memastikan perjalanan Nataru berlangsung aman dan tertib. Kesiapan Pelabuhan Merak sangat strategis sehingga seluruh unsur pengamanan dan pelayanan harus optimal. Kami telah menyiagakan petugas, memperkuat koordinasi dengan ASDP dan instansi terkait, serta memastikan layanan perlindungan dasar dapat diberikan cepat dan tepat,” ujar Dewi.

Ia menambahkan bahwa kesiapan bukan hanya soal respons kecelakaan, tetapi juga upaya pencegahan. “Kolaborasi seperti ini penting untuk meningkatkan keselamatan transportasi secara menyeluruh. Jasa Raharja berkomitmen mendukung mitigasi risiko di seluruh lini penyeberangan,” katanya.

Dengan survei kesiapan tersebut, seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan selamat bagi masyarakat selama Natal dan Tahun Baru 2025–2026. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *