Wali Kota Hadianto menekankan pentingnya peningkatan kualitas keluarga melalui tiga pilar utama, yaitu:
- Pendidikan dan Keterampilan, keluarga harus bijak dalam memanfaatkan teknologi digital agar tidak mendominasi kehidupan rumah tangga.
- Kesehatan, fokus pada pencegahan stunting dan perhatian terhadap 1000 Hari Pertama Kehidupan.
- Ekonomi, perhatian terhadap kesejahteraan lansia, agar mereka tetap sehat dan produktif di usia tua.
Wali Kota Hadianto juga menegaskan bahwa pembangunan keluarga adalah investasi jangka panjang yang membutuhkan dukungan lintas sektor.
Pemerintah, masyarakat, dan seluruh stakeholder harus berkolaborasi untuk mewujudkan keluarga yang tangguh.
Dalam sambutannya, Wali Kota menjelaskan lima program strategis BKKBN yang menjadi Quick Win dalam pembangunan keluarga, antara lain:
- GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting)
- TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak)
- GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia)
- SIDAYA (Lansia Berdaya)
- SuperApps Keluarga, sebagai layanan digital terintegrasi untuk informasi dan layanan kependudukan serta keluarga
Wali Kota Hadianto mengajak seluruh pihak untuk menjadikan peringatan Hari Keluarga Nasional ke-32 sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi, integrasi program, dan inovasi layanan yang berpihak kepada keluarga.
Ia berharap keluarga menjadi aktor utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, sehat, sejahtera, dan berkeadilan.












