Sulawesi

TNI dan Bulog Sulteng Bahas Pengadaan Gabah dan Beras, Target 3.894 Ton dalam Tiga Bulan ke Depan

×

TNI dan Bulog Sulteng Bahas Pengadaan Gabah dan Beras, Target 3.894 Ton dalam Tiga Bulan ke Depan

Sebarkan artikel ini
Danrem 132/Tadulako, Brigjen TNI Deni Gunawan menerima kunjungan rombongan Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Sulawesi Tengah (Sulteng), Elis Nurhayati di Makorem 132/Tadulako Jl Sudirman, Kota Palu pada Jumat 7 Maret 2025.
Danrem 132/Tadulako, Brigjen TNI Deni Gunawan menerima kunjungan rombongan Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Sulawesi Tengah (Sulteng), Elis Nurhayati di Makorem 132/Tadulako Jl Sudirman, Kota Palu pada Jumat 7 Maret 2025.

Palu, MemoSulawesi.id – Danrem 132/Tadulako, Brigjen TNI Deni Gunawan menerima kunjungan rombongan Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Sulawesi Tengah (Sulteng), Elis Nurhayati di Makorem 132/Tadulako Jl Sudirman, Kota Palu pada Jumat 7 Maret 2025.

Audiensi pihak Bulog Sulreng ini membahas program ketahanan pangan nasional, khususnya penyerapan gabah dan beras di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah.

Pimpinan Wilayah Bulog Sulteng, Elis Nurhayati berharap kerjasama Bulog dengan Korem 132/Tadulajo dalam mewujudkan target penyerapan gabah dan beras secara nasional yang mencapai 3 juta ton, dan Sulawesi Tengah diharapkan dapat menyerap sebanyak 3.894 ton dalam tiga bulan ke depan.

Danrem 132/Tdl, Brigjen TNI Deni Gunawan, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa Korem 132/Tdl siap mendukung penuh program ketahanan pangan pemerintah dengan berperan aktif dalam pendampingan penyerapan gabah.

Danrem juga menyatakan kesiapan untuk berkoordinasi dengan pihak Bulog, Kodim, serta pemilik gudang Bulog di wilayahnya jika terdapat kendala di lapangan. Hingga saat ini, progres penyerapan beras di Sulawesi Tengah sudah berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan.

Sebagai langkah konkret, Korem 132/Tdl juga akan memfasilitasi pertemuan antara pihak Bulog dengan pemilik penggilingan padi di Sulawesi Tengah. Tujuan pertemuan ini adalah untuk memastikan bahwa penggilingan padi bersedia menjual berasnya kepada Bulog sesuai dengan aturan dan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Sinergi antara Korem 132/Tdl dan Bulog ini diharapkan dapat terus berjalan dengan baik, untuk mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Sulawesi Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *