Bulog Sulteng menetapkan harga serap jagung sebesar Rp5.500 per kilogram untuk jagung dengan kadar air 18–20 persen.
Sementara itu, jagung dengan kadar air maksimal 14 persen diserap dengan harga Rp6.400 per kilogram dan langsung masuk ke gudang Bulog.
“Kami berharap target ini bisa tercapai. Saat ini momentum harga cukup tepat untuk penyerapan, dan petani juga berharap Bulog dapat menyerap hasil panen mereka,” kata Jusri.
Baca Juga: Bulog Sulteng Pastikan Stok Beras Aman Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Ia menambahkan, sejumlah wilayah mulai menunjukkan kesiapan dalam mendukung Target Serapan Beras dan Jagung, termasuk wilayah Ampana yang telah dihubungi beberapa mitra untuk memasukkan stok jagung ke Bulog.
“Dari Ampana sudah ada mitra yang menghubungi kami untuk memasukkan stok ke Bulog. Kami berharap wilayah lain juga segera menyusul,” pungkasnya. ***
Kunjungi Instagram resmi MemoSulawesi.id di sini.












