Sulawesi

Satpol PP Sulteng Ikut Siaga dalam Apel Gelar Pasukan, Antisipasi Dampak Dinamika Global 2026

×

Satpol PP Sulteng Ikut Siaga dalam Apel Gelar Pasukan, Antisipasi Dampak Dinamika Global 2026

Sebarkan artikel ini
Satpol PP Sulteng Ikut Siaga dalam Apel Gelar Pasukan, Antisipasi Dampak Dinamika Global 2026
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama jajaran kepolisian dan unsur terkait menggelar Apel Gelar Pasukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi dinamika perkembangan situasi global tahun 2026, Di Halaman Mapolda Sulawesi Tengah Jl. Soekarno Hatta, Selasa 28 April 2026. Keterlibatan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menjadi bagian penting dalam memperkuat pengamanan wilayah dan menjaga ketertiban umum di daerah.

Selain pengamanan fisik, Satpol PP juga diharapkan berperan dalam pendekatan persuasif dan edukatif kepada masyarakat.

Apel ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi agenda nasional dalam waktu dekat, termasuk peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, yang kerap diwarnai aksi penyampaian aspirasi oleh massa dalam jumlah besar.

Menurut Helmi, kegiatan tersebut memiliki potensi kerawanan, mulai dari kemacetan lalu lintas hingga gangguan kamtibmas.

Baca Juga: Bulog Sulteng Optimis Capai Target Serap 13.000 Ton, Perkuat Penyerapan Gabah dan Beras

Oleh karena itu, kesiapan personel dan sarana prasarana menjadi fokus utama dalam apel tersebut.

Usai pelaksanaan apel, Helmi meninjau langsung kesiapan personel lintas instansi, termasuk Satpol PP, serta sarana dan prasarana pendukung di lapangan.

Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh kekuatan pengamanan berada dalam kondisi siap menghadapi berbagai tantangan keamanan, termasuk dampak dinamika global yang berpotensi merembet ke dalam negeri.

Baca Juga: Bulog Dorong Penyerapan Gabah di Sulteng, Prihasto: Harus Maksimal di Puncak Panen

Ia menekankan sejumlah langkah strategis, di antaranya peningkatan kewaspadaan personel, pelaksanaan deteksi dini dan patroli, serta pengamanan objek vital dan pusat perekonomian.

Selain itu, penguatan sinergi antarinstansi dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas wilayah.