“Tidak ada manusia yang tidak punya masalah. Tetapi bagi yang bertaqwa, Allah akan beri jalan keluar, bahkan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka,” tegasnya.
Dalam Safari Ramadan Gubernur Sulteng tersebut, Gubernur juga mengingatkan keutamaan sepuluh hari terakhir Ramadan sebagai fase penuh pahala.
Ia mengajak jamaah untuk semakin menguatkan ibadah, memperbanyak doa, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Baca Juga: DPRD Palu Bahas Raperda Perubahan Pajak dan Retribusi Daerah, Fraksi Beri Pandangan Umum
Gubernur menyampaikan tiga amalan utama yang sangat dianjurkan selama Ramadan, yakni shalat berjamaah di masjid, memberi makan orang berbuka puasa, serta memperbanyak sedekah.
“Inilah amalan besar di bulan Ramadan,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa keistimewaan Ramadan terletak pada turunnya Al-Qur’an.
Baca Juga: Tambang Ilegal di Poboya – Vatutela Tetap Jalan Meski Plang Satgas PKH Terpasang
Oleh karena itu, umat Islam diajak untuk memperbanyak membaca dan mengkaji Al-Qur’an.
“Ramadan menjadi istimewa karena Al-Qur’an diturunkan di bulan ini. Maka mari kita hidupkan Ramadan dengan mengaji,” ajaknya.












