Palu, MemoSulawesi.id – Masakan Kaledo adalah masakan khas Kota Palu, Sulawesi Tengah, yang dikenal dengan rasa kuahnya yang gurih, asam, dan pedas.
Sekilas mirip sop buntut atau gulai kaki sapi, namun kaledo punya karakter kuat: potongan tulang kaki sapi besar dengan sumsum yang melimpah, disajikan dalam kuah sederhana namun menggugah selera.
Membuat kaledo di rumah ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Berikut resep autentik yang bisa Anda coba sendiri.
Baca Juga: 5 Tips Memasak Kaledo, Hidangan Khas Palu yang Lezat dan Menggugah Selera
Bahan-Bahan:
1,5 kg tulang kaki sapi (usahakan yang masih ada sumsumnya)
2 liter air untuk merebus
4 siung bawang putih, geprek
6 butir bawang merah, iris
3 cm jahe, geprek
2 batang serai, memarkan
3 lembar daun jeruk
5 buah cabai rawit merah utuh (atau sesuai selera)
2 sdm air asam jawa (dari 1 sdm asam dan 5 sdm air hangat)
Garam dan kaldu bubuk secukupnya
Jeruk nipis atau jeruk purut untuk penyajian
Cara Membuat Kaledo:
Rebus tulang kaki sapi dalam air mendidih selama ±15 menit untuk menghilangkan kotoran dan bau. Buang airnya, cuci bersih tulang.
Masukkan kembali tulang kaki sapi ke dalam panci dengan 2 liter air bersih. Rebus dengan api kecil selama 2–3 jam hingga empuk dan kaldunya keluar maksimal. (Gunakan presto jika ingin lebih cepat.)
Setelah empuk, tambahkan bawang putih, bawang merah, jahe, serai, daun jeruk, dan cabai rawit. Masak lagi selama 30 menit agar bumbu meresap.
Masukkan air asam jawa, garam, dan kaldu bubuk. Koreksi rasa. Kuah kaledo seharusnya terasa asin, asam segar, dan sedikit pedas.
Sajikan kaledo panas-panas dengan perasan jeruk nipis, bersama nasi putih hangat atau singkong rebus seperti tradisi warga Palu.
Tips Penyajian:
Untuk menikmati sumsumnya, sedot langsung dari tulang menggunakan sedotan stainless atau sendok kecil. Itulah kenikmatan utama dari semangkuk kaledo yang otentik. ***
Kunjungi Instagram resmi MemoSulawesi.id di sini.




