Lebih lanjut, Ia menyatakan komitmennya untuk menyalurkan dana hibah kepada seluruh keraton aktif di Sulawesi Tengah, termasuk Kerajaan Buol, sebagai bagian dari upaya pelestarian adat dan budaya.
Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, berharap rembuk budaya ini menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat dituangkan dalam produk hukum daerah, antara lain : penguatan institusi kerajaan, seni budaya lokal, kurikulum muatan lokal, serta peradilan adat.
Sementara itu, Raja Buol, Moh. Syafri Turungku, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara tersebut. Ia menilai kegiatan ini sebagai “nafas” bagi keberlangsungan adat dan budaya di Buol.
“Budaya bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi penunjuk arah masa depan,” ujarnya.
Baca Juga: Penyerahan SK CPNS Pemkot Palu, Hadianto Rasyid: Emban Amanah Besar Layani Masyarakat
Tampak hadir, Wabup Buol, Unsur Forkopimda Buol, Perangkat kerajaan dan Dewan Adat Buol, Pimpinan OPD Kab.Buol, Para Kades dan Ketua BPD Desa. ***
Kunjungi Instagram resmi MemoSulawesi.id di sini.












