“Salah satu realisasi yang bisa dilakukan, mulai triwulan kedua ini dinas dapat memproses 3.500 bibit mangga harum manis untuk didistribusikan melalui 35 anggota DPRD misalnya. Nanti saat reses pada triwulan ketiga atau keempat bisa disampaikan kepada masyarakat, untuk disiapkan 100 titik untuk ditanami,” jelasnya.
Pernyataan tersebut sejalan dengan rencana Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu yang akan mengembangkan komoditas mangga harum manis.
Varietas tersebut dinilai adaptif terhadap kondisi agroklimat Kota Palu, memiliki nilai ekonomi lebih tinggi, serta memiliki permintaan pasar yang cukup besar.
Selain pengembangan komoditas unggulan, dinas juga berencana membenahi standar operasional prosedur (SOP) di Rumah Potong Hewan (RPH) serta meningkatkan produksi telur ayam sebagai bagian dari strategi penguatan ketahanan pangan daerah.
Melalui langkah tersebut, Komisi B DPRD Kota Palu berharap upaya Dorong Dinas Fokus Aspek Penguatan Pertanian dan Pangan dapat memperkuat produktivitas sektor pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kota Palu. ***
Kunjungi Instagram resmi MemoSulawesi.id di sini.












