Selain itu, Jusri menegaskan bahwa Bulog Sulteng terus menyerap atau membeli beras hasil panen petani lokal, selama kualitasnya memenuhi standar yang ditetapkan.
“Salah satu standarnya adalah beras dengan patahan maksimal 25 persen. Selama kualitas sesuai standar Bulog, pasti kami beli,” katanya.
Ia menambahkan, Bulog tetap membuka pembelian beras dari petani baik pada masa panen maupun di luar musim panen.
Baca Juga: Polres Parimo Gandeng Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah, Sasar Warga di Parigi dan Siniu
“Kami selalu siap membeli beras petani se-Sulteng, kapan pun diperlukan,” ujar Jusri. ***
Kunjungi Instagram resmi MemoSulawesi.id di sini.












