“Kami ingin memastikan warga tidak merasa sendiri. Semangat gotong royong dan kepedulian harus terus dijaga. Kami berharap masyarakat tetap kuat, saling mendukung, dan yakin bahwa kondisi akan segera pulih,” tambahnya.
Kegiatan trauma healing, penyaluran bantuan kemanusiaan, serta pembukaan dapur umum menjadi bagian dari rangkaian Aksi PSI Peduli di Lembantongoa untuk membantu percepatan pemulihan masyarakat pascagempa.
Melalui pendekatan yang menyentuh kebutuhan fisik dan psikologis penyintas, PSI Peduli berharap masyarakat, khususnya anak-anak, dapat bangkit kembali, merasa lebih tenang, dan perlahan melanjutkan aktivitas sehari-hari setelah bencana yang mengguncang wilayah tersebut. ***
Kunjungi Instagram resmi MemoSulawesi.id di sini.












