Ketua DPW PSI Sulawesi Tengah, Dr Agus Lamakarate, mengatakan trauma healing merupakan kebutuhan penting yang harus segera dilakukan setelah bencana, khususnya bagi anak-anak yang rentan mengalami gangguan psikologis.
“Trauma healing ini kami lakukan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak yang terdampak gempa,” kata Agus Lamakarate di lokasi pengungsian, Sabtu.
“Melalui kegiatan bermain dan interaksi yang menyenangkan, kami berharap mereka dapat kembali merasa aman, nyaman, serta perlahan melupakan ketakutan yang muncul setelah bencana,” tambahnya.
Baca Juga: PSI Sulteng Tunda Rakorwilsus Usai Gempa, Fokus Salurkan Bantuan dan Trauma Healing Korban
Ia menjelaskan bahwa pemulihan mental dan emosional korban bencana memiliki peran yang sama pentingnya dengan pemenuhan kebutuhan logistik.
Oleh karena itu, PSI Peduli berupaya menghadirkan kegiatan yang mampu membangkitkan kembali semangat anak-anak agar tetap optimistis menjalani hari-hari mereka di pengungsian.
Keceriaan terlihat dari wajah para penyintas cilik saat mengikuti berbagai permainan yang disiapkan relawan.
Baca Juga: Bulog Sulteng Salurkan 100 Ton Jagung SPHP, Bantu Peternak Dapat Pakan Murah
Selain memperoleh hiburan, mereka juga menerima bingkisan yang menambah kebahagiaan di tengah kondisi yang masih sulit akibat dampak gempa.
Selain fokus pada pemulihan psikologis, Aksi PSI Peduli di Lembantongoa juga menyiapkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak.












