Palu, MemoSulawesi.id – Calon Wali Kota Palu Hadianto berdialog dengan masyarakat, membuka ruang tanya jawab yang memungkinkan masyarakat menyampaikan keluhan dan masukan tanpa sekat.
Hadianto Rasyid menjadikan dialog terbuka sebagai bentuk komitmen untuk mendengarkan langsung aspirasi warga.
Hal itu dia lakukan saat menggelar pertemuan langsung dengan masyarakat di Jl Puro, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore pada Kamis malam, 14 November 2024.
Samiun, salah seorang warga di RT 002/RW 005, menyampaikan keluhan terkait jembatan penghubung antara Jalan Puro dan Jalan Nusantara.
Baca Juga: Hadianto Rasyid Komitmen Meratakan Pembangunan Kota Palu, Fokus pada Semua Wilayah
Menurutnya, jembatan tersebut sering mengalami genangan air saat hujan deras, akibat aliran sungai yang tidak dapat menampung volume air.
“Kami mewakili keluarga di RT 002/RW 005 ingin menyampaikan bahwa jembatan penghubung ini seringkali terendam saat hujan besar. Sungai yang ada di bawah jembatan itu sempit, apalagi ketika ada batang kayu atau ranting yang tersangkut, air meluap ke jalan,” kata Samiun.
Menanggapi keluhan tersebut, Hadianto langsung menanggapi dengan positif.
“Kami menerima masukan ini dengan baik, dan akan segera memasukkan perbaikan jembatan ini dalam rencana pembangunan di tahun 2025 mendatang,” ujar Hadianto.
Selanjutnya, dalam sesi dialog, seorang warga lain menyampaikan keluhan tentang kurangnya penerangan di Jalan Puro, khususnya di Lorong 1.
“Di Lorong 1 masih kekurangan lampu jalan, pak. Kami berharap ada penambahan lampu agar jalanan lebih aman, terutama di malam hari,” ungkap warga tersebut.
Baca Juga: Hadianto Tekankan Pentingnya Investasi untuk Pertumbuhan Ekonomi dan Lapangan Pekerjaan
Hadianto menjelaskan bahwa pada tahun 2025, Pemerintah Kota Palu akan melakukan pemasangan 2.800 lampu jalan di seluruh wilayah, termasuk Lorong 1 di Jalan Puro.
“Kami sudah melakukan identifikasi kebutuhan penerangan di seluruh kota, dan tahun depan akan dipasang 2.800 lampu yang mencakup seluruh lorong di Palu,” jelas Hadianto.
Di akhir pertemuan, Hadianto mengajak seluruh warga untuk aktif berpartisipasi dalam pesta demokrasi lima tahunan yang akan berlangsung pada 27 November 2024 mendatang.
“Pemilihan kepala daerah adalah kesempatan kita untuk memilih pemimpin yang terbaik. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada tanggal 27 November, dan bersama-sama kita sukseskan pemilu ini,” pungkas Hadianto.
Dialog terbuka ini menjadi bukti komitmen Hadianto untuk mendengarkan langsung keluhan dan harapan masyarakat, serta memastikan pembangunan Kota Palu yang merata dan lebih baik di masa depan. ***
Kunjungi Instagram resmi MemoSulawesi.id di sini.












