Sulawesi

Bulog Sulteng Pastikan Pasokan Pangan Hadapi Ramadhan Tetap Aman

×

Bulog Sulteng Pastikan Pasokan Pangan Hadapi Ramadhan Tetap Aman

Sebarkan artikel ini
Bulog Sulteng Pastikan Pasokan Pangan Hadapi Ramadhan Tetap Aman
Penyaluran beras oleh mitra Bulog pada masyarakat, belum lama ini. Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah memastikan pasokan pangan hadapi Ramadhan 2026 tetap aman guna mengantisipasi meningkatnya permintaan masyarakat selama bulan suci.

Palu, MemoSulawesi.id – Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah memastikan pasokan pangan hadapi Ramadhan 2026 tetap aman guna mengantisipasi meningkatnya permintaan masyarakat selama bulan suci.

Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil Sulawesi Tengah, Jusri, mengatakan Bulog saat ini memiliki stok beras sebanyak 21.000 ton.

Selain itu, Bulog Sulteng juga menguasai stok gula pasir sebanyak 238.000 kilogram dan minyak goreng sebanyak 360.000 liter.

Baca Juga: Bulog Sulteng Target Tuntaskan SPHP Beras 2025 hingga Akhir Januari 2026

“Kami punya stok beras 21.000 ton. Untuk pangan lain, gula pasir tersedia 238.000 kilogram dan minyak goreng 360.000 liter. Pasokan pangan lainnya juga masih tersedia dan akan kami perbarui secara real time sesuai dengan permintaan,” ujar Jusri kepada media, Minggu 25 Januari 2026.

Jusri menjelaskan, stok tersebut dinilai sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar rakyat, mendukung kolaborasi pasar murah lintas sektor, serta mengakomodasi penyaluran bantuan pangan yang direncanakan.

“Intinya, Bulog Sulteng siap berkolaborasi dalam gerakan stabilisasi dan ketersediaan pangan untuk konsumen. Itu sudah menjadi tugas dan fungsi Bulog sebagai perusahaan pangan,” katanya.

Baca Juga: Target Serapan Tahun 2026, Bulog Sulteng Bidik 11.000 Ton Beras Lokal dan 3.000 Ton Jagung

Selain menjaga pasokan pangan hadapi Ramadhan, Bulog Sulteng juga terus melakukan penyerapan komoditas domestik, khususnya beras dan jagung, dari petani lokal di Sulawesi Tengah.

Ia menambahkan, penyerapan akan terus dimaksimalkan pada periode panen petani di berbagai daerah di Sulawesi Tengah.