Di samping itu lanjutnya, Bulog Sulteng juga memiliki tugas untuk penyerapan hasil panen petani.
Tahun 2026 sendiri Bulog Sulteng memiliki target penyerapan 11.300 ton beras, target itu diharapkan terealisasi di panen raya dalam beberapa waktu ke depan.
Untuk memastikan itu, Bulog menggandeng TNI AD, dengan menggerakkan personel Babinsa di tingkat desa.
“Babinsa ini menjadi pendamping sehingga bisa menjadi perpanjangan tangan kita kepada para petani,” jelasnya.
“Karena pabinsa ini hampir setiap desa ada. Juga mengkomunikasikan dengan pihak petani dan PPL. Jadi sangat terbantu supaya kita cepat menyerap gabah dan beras,” tambahnya.
Untuk memastikan pengendalian harga pangan, Bulog kembali akan menyalurkan bantuan pangan pemerintah.
Di Sulteng tercatat ada sebanyak 408.809 penerima manfaat.
Bantuan pangan yang disalurkan untuk periode Februari-Maret, diterima pada Maret 2026,” tandasnya. ***
Kunjungi Instagram resmi MemoSulawesi.id di sini.












