Tak berselang lama, terjadi cekcok antara keduanya.
“Tentu kalau apel dan waktunya sudah terlalu malam, dari segi etiknya sudah salah, kesopanannya kita sebagai adat orang timur pun sudah kurang. Akhirnya ada seorang pemuda yang mengingatkan, dan terjadilah suatu cekcok dan keributan,” jelasnya.
Slamet melanjutkan, merasa kesal usai cekcok itu, anggota polisi dari Polda Sulbar itu menghubungi rekan-rekannya.
Rekan-rekan polisi muda itu mendatangi lokasi.
Baca Juga: Gubernur Sulawesi Tengah Sebut Sudah Non-Aktifkan Sekdaprov Novalina, Sempat Singgung Hal Ini
Di lokasi cekcok, sejumlah polisi tersebut langsung melakukan penganiayaan atau pengeryokan.
Slamet menegaskan, saat ini Bidpropam Polda Sulbar sedang mendalami kasus tersebut.
Perkembangannya kata dia, hingga saat ini sudah ada sebanyak tujuh oknum polisi yang menjalani pemeriksaan dan mendapat sanksi penempatan khusus (patsus).
“Sudah ada tujuh oknum polisi yang saat ini sedang dipatsus,” tandasnya. ***
Kunjungi Instagram resmi MemoSulawesi.id di sini.












