Menurutnya, pengalaman menghadapi kegagalan dapat menjadi bekal penting bagi seseorang dalam membangun keberhasilan.
Amran juga meminta dosen Untad memberikan lebih banyak tantangan kepada mahasiswa.
Menurutnya, mahasiswa perlu dibiasakan menghadapi dan menyelesaikan berbagai persoalan selama menjalani pendidikan.
Baca Juga: Bulog Sulteng Salurkan 100 Ton Jagung SPHP, Bantu Peternak Dapat Pakan Murah
“Pak Rektor dan para dosen, tambah PR-nya. Kalau boleh, satu kali ketemu beri PR 10, minimal lima,” jelasnya.
Amran menegaskan gelar akademik bukan akhir dari proses belajar.
Sebaliknya, gelar tersebut menjadi awal bagi para lulusan untuk berkarya, menciptakan peluang, dan memberikan kontribusi bagi masyarakat serta pembangunan Indonesia. ***
Kunjungi Instagram resmi MemoSulawesi.id di sini.












