Palu, MemoSulawesi.id – Perum Kanwil Bulog Sulteng optimis capai target serapan 3.894 ton beras dari petani lokal Sulawesi Tengah.
Pimwil Bulog Sulteng, Elis Nurhayati menyatakan optimis, pihaknya dapat memenuhi target penyerapan sebagaimana ditetapkan pemerintah dalam program swasembada pangan nasional.
Perum Bulog Kanwil Sulteng diberikan target penyerapan sebanyak 3.894 ton setara beras, sepanjang Februari—April 2025. Jumlah tersebut menjadi bagian dari total target sebanyak 3 juta ton se-Indonesia.
“Hingga saat ini, kami sudah mencapai sebanyak 3.128 ton atau 80,34 persen dari target. Insyaallah, di tiga pekan terakhir, untuk 20 persennya lagi kami optimis akan bisa tercapai,” ujar Elis saat ditemui di Kota Palu, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Pengurus IAI Sulteng Temui Wali Kota Palu, Bangun Sinergitas dalam Pembangunan dan Penataan
Elis menuturkan, capaian tersebut diraih secara kumulatif, dari seluruh wilayah kerja Bulog Sulteng, yang mencakup wilayah operasional Kanwil di Kota Palu, Kabupaten Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong. Juga mencakup operasional di tiga Kantor Cabang, masing-masing Cabang Luwuk, Poso, dan Tolitoli.
Untuk diketahui, di awal tahun ini, Bulog Sulteng sudah menyerap gabah kering panen (GKP) setara 3.128 ton beras. Jumlah ini terus ditambah untuk mencapai target, yakni 3.894 ton beras.
Elis Nurhayati memgatakan, selama tiga bulan mulai Februari hingga April, Bulog melakukan penyerapan GKP dari petani lokal sebanyak 80,34 persen.
“Kami optimis mampu menyerap gabah setara beras dari petani lokal. Ini merupakan hasil kerjasama antara Bulog, TNI serta Pemerintah daerah Sulteng melalui Dinas Pertanian,” ungkap Elis.
Sementara untuk memastikan bahwa penggilingan padi bersedia menjual berasnya kepada Bulog sesuai dengan aturan dan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
“Sebagai langkah konkret, Korem 132/Tdl juga memfasilitasi pertemuan antara pihak Bulog dengan pemilik penggilingan padi di Sulawesi Tengah,” ungkapnya.
Ia menegaskan Bulog Kanwil Sulteng terus membuka diri untuk menyerap hasil panen petani, baik dalam bentuk beras maupun gabah. Pihaknya juga telah melakukan kunjungan ke sejumlah kabupaten sentra pertanian untuk mengoptimalkan serapan komoditas beras.
“Kembali kami tekankan, ini untuk mencapai target serapan dan sesuai dengan arahan Presiden, untuk mencapai program swasembada pangan dari wilayah Sulteng,” pungkasnya.












