Sulawesi

Kantor Bawaslu Touna Nyaris Dibakar, Dipicu Karena Ketidakpuasan Warga Soal Hal Ini

×

Kantor Bawaslu Touna Nyaris Dibakar, Dipicu Karena Ketidakpuasan Warga Soal Hal Ini

Sebarkan artikel ini
Kantor Bawaslu Touna Nyaris Dibakar, Dipicu Karena Ketidakpuasan Warga Soal Hal Ini
Massa dari Aliansi Rakyat Tojo Unauna Peduli Demokrasi unjuk rasa di depan Kantor Bawaslu Touna pada Jumat siang, 13 Desember 2024. (Foto: Ist)

Touna, MemoSulawesi.id – Massa dari Aliansi Rakyat Tojo Unauna Peduli Demokrasi unjuk rasa di depan Kantor Bawaslu Touna pada Jumat siang, 13 Desember 2024.

Aksi bakar ban bekas pun turut dilakukan dan nyaris membakar Kantor Bawaslu Touna yang terletak di Jl Aljufri, Kelurahan Uemalingku, Kecamatan Ratulindo.

Aksi tersebut dipicu ketidakpuasan warga yang menuntut penjelasan sejumlah laporan dugaan pelanggaran Pilkada Touna, yang diduga melibatkan manipulasi politik dan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Massa menilai bahwa laporan-laporan tersebut tidak ditindaklanjuti secara transparan dan objektif.

Baca Juga: Kokoh di Puncak Rekapitulasi Pilkada Sigi 2024: Rizal-Samuel Optimis Hadapi Gugatan di MK

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Ewhyn, menegaskan bahwa unjuk rasa ini bukan hanya soal hasil Pilkada, melainkan bentuk protes terhadap kinerja buruk penyelenggara pemilu, khususnya Bawaslu dan KPU Touna.

“Rakyat hari ini gerah dengan pihak penyelenggara. Ini bukan soal menang atau kalah, atau soal hasil Pilkada, tetapi lebih kepada upaya untuk memperbaiki sistem demokrasi di Touna,” ujarnya.

“Kami sudah sepuluh tahun menderita, Pak. Bapak pikir kami akan terima begitu saja laporan yang ditutup karena tidak memenuhi unsur? Sudah banyak bukti yang kami berikan, tapi tidak diproses. Jangan buat kami semakin gerah, kepercayaan kami terhadap penyelenggara sudah hilang,” tambah Ewhyn.

Para pendemo mendesak Ketua Bawaslu Touna untuk memberikan penjelasan terkait laporan pelanggaran yang telah mereka ajukan, termasuk dugaan manipulasi politik dan keterlibatan ASN dalam Pilkada.

Baca Juga: SAH! UMK Palu Tahun 2025 Sebesar Rp 3,3 Juta Per Bulan, Naik 6,5 Persen dari 2024

Namun, kedatangan massa tidak disambut oleh Ketua Bawaslu yang dikabarkan tidak berada di kantor saat itu.

Ketidakhadiran Ketua Bawaslu semakin memancing kemarahan para pendemo.

Dalam kondisi yang semakin memanas, para pendemo mengancam akan membakar ban bekas di depan Kantor Bawaslu sebagai bentuk protes jika Ketua Bawaslu tidak segera hadir untuk memberikan penjelasan.

Ancaman pembakaran ban tersebut kemudian dialihkan ke dalam kantor jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

Hingga saat ini, pihak Bawaslu Touna belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden ini.

Sementara itu, pihak kepolisian telah turun tangan untuk mengamankan jalannya aksi dan mencegah terjadinya kerusuhan lebih lanjut. ***

 

Kunjungi Instagram resmi MemoSulawesi.id di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *