Sulawesi

Rustia Tompo Serap Aspirasi Warga Liku Lambara, UMKM, Air Bersih hingga Bronjong Jadi Prioritas

×

Rustia Tompo Serap Aspirasi Warga Liku Lambara, UMKM, Air Bersih hingga Bronjong Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
Rustia Tompo Serap Aspirasi Warga Liku Lambara, UMKM, Air Bersih hingga Bronjong Jadi Prioritas
Anggota DPRD Kota Palu, Rustia Tompo, menyerap aspirasi masyarakat Kawasan Liku, Kelurahan Lambara, Kecamatan Tawaeli, dalam kegiatan reses yang berlangsung pada Rabu malam, 4 November 2026. Rustia Tompo menyerap aspirasi warga Liku Lambara terkait UMKM, air bersih, perbaikan jalan, bronjong, dan drainase.

Palu, MemoSulawesi.id – Anggota DPRD Kota Palu, Rustia Tompo, menyerap aspirasi masyarakat Kawasan Liku, Kelurahan Lambara, Kecamatan Tawaeli, dalam kegiatan reses yang berlangsung pada Rabu malam, 4 November 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Palu, yakni Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta Dinas Sosial.

Reses tersebut dikoordinasikan oleh Husna SH MH dan Dina Fidiana SE, dengan pendamping Daenta, SSos dan Asri SHut.

Baca Juga: Reses di Kayumalue, Vivi Irade Serap Aspirasi Warga soal Infrastruktur dan Pemerataan Bansos

Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan sejumlah aspirasi dan keluhan kepada wakil mereka di DPRD Palu.

Beberapa kebutuhan yang menjadi perhatian masyarakat meliputi perbaikan jalan lingkungan, pembaruan data desil, bantuan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta ketersediaan air bersih dan ancaman banjir.

Rustia Tompo mengatakan, kebutuhan pelaku UMKM menjadi salah satu perhatian utama dalam kegiatan reses tersebut.

Baca Juga: Bulog Sulteng Evaluasi Penyaluran SPHP dan Minyakita, Realisasi Capai 84,5 Persen

Ia mengaku telah memberikan bantuan secara pribadi kepada sejumlah warga untuk meringankan beban usaha mereka.

“Memang ada beberapa kebutuhan yang disampaikan masyarakat, khususnya terkait UMKM. Mereka benar-benar membutuhkan dukungan. Kalau kita hanya mengharapkan semuanya dari pemerintah, tentu tidak mungkin seluruh kebutuhan bisa langsung terpenuhi,” ujarnya.