Sementara itu, secara keseluruhan di Kabupaten Parigi Moutong, bantuan pangan yang disalurkan mencapai 2.095 ton untuk 69.832 PBP.
Pimwil Bulog Kanwil Sulteng Jusri Pakke mengatakan penyaluran bantuan pangan merupakan bagian dari komitmen Bulog untuk memastikan bantuan pemerintah diterima masyarakat, termasuk penerima bantuan yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Menurut Jusri, kondisi geografis tidak menjadi alasan bagi Bulog untuk membatasi jangkauan distribusi pangan.
Baca Juga: Sulteng ‘Merdeka’ Pangan, Stok Beras Bulog Capai 16.973 Ton
Sebaliknya, masyarakat yang tinggal di wilayah dengan akses sulit tetap membutuhkan perhatian dan pelayanan yang sama dalam pemenuhan kebutuhan pangan.
“Bulog hadir bukan hanya untuk menyalurkan beras, tetapi bagaimana kami bisa mengantarkan kebaikan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Wilayah 3T juga merupakan bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan pangan sampai kepada penerima,” ujar Jusri.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan pangan hingga wilayah pegunungan membutuhkan koordinasi dan kerja sama berbagai pihak.
Baca Juga: Bulog Perluas Distribusi Beras Premium ke Retail Modern, Pastikan Pasokan Aman dan Mudah Diakses
Bulog berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta pihak-pihak yang terlibat dalam proses distribusi di lapangan.
Jusri menegaskan, Bulog akan terus berupaya memperluas jangkauan pelayanan agar tidak ada penerima bantuan yang tertinggal hanya karena kendala jarak maupun kondisi geografis.












