Ia menyebut terdapat pihak-pihak yang berupaya melemahkan PSI dengan menyasar tokoh-tokoh utama partai tersebut. Menurut Ahmad Ali, dua tokoh yang menjadi sasaran tersebut adalah dirinya dan Joko Widodo.
“Kalau dua tokoh ini kemudian dikriminalisasi, maka dapat melemahkan partai ini secara rasional,” tegas Ahmad Ali.
Ahmad Ali juga meminta masyarakat Sulawesi Tengah tidak khawatir terhadap isu yang berkembang mengenai dirinya.
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak ingin mempermalukan masyarakat Sulawesi Tengah melalui persoalan hukum.
“Tapi insyaallah, percayalah masyarakat Sulawesi Tengah, saya tidak akan pernah mempermalukan kalian karena kasus-kasus seperti itu. Saya bukan seorang penjahat, apalagi pencuri,” ujarnya.
Ia kemudian menegaskan bahwa hingga saat ini dirinya masih dapat berdiri di hadapan kader PSI.
Karena itu, Ahmad Ali mengajak seluruh kader untuk memperkuat konsolidasi dan merebut kembali kemenangan yang pernah diraih.
“Saya yakin, kalau kita bersama-sama bergandengan tangan dan melakukan konsolidasi membangun partai ini, kita menjadi pemenang,” katanya saat memompa semangat kader PSI dalam Rakorda tersebut.
Ahmad Ali menargetkan PSI dapat masuk dalam jajaran partai besar pada Pemilu 2029. Ia optimistis PSI mampu bersaing untuk menempati posisi tiga atau empat besar.
Untuk mencapai target tersebut, Ahmad Ali menyatakan siap mempertaruhkan namanya untuk memenangkan PSI, termasuk di Sulawesi Tengah. ***
Kunjungi Instagram resmi MemoSulawesi.id di sini.












