“Dengan modal struktur yang ada hari ini, itu tidaklah cukup untuk kita bermimpi menjadi pemenang di Kabupaten Donggala,” ujar tokoh nasional asal Sulawesi Tengah tersebut.
Ahmad Ali juga mengingatkan kader PSI bahwa kemenangan politik tidak hanya bergantung pada faktor ketokohan.
Menurut dia, kerja-kerja sosial dan kemampuan menunaikan janji kepada masyarakat juga menjadi bagian dari modal politik.
Ahmad Ali kemudian menceritakan pengalamannya selama menjadi anggota DPR RI selama dua periode.
Ia menyebut tidak pernah mengambil gajinya dan mengalokasikan gaji tersebut untuk membiayai umrah sekitar 700 imam masjid di Sulawesi Tengah serta membantu pembangunan masjid.
“Politik itu bukanlah tempat untuk mencari pekerjaan,” ujarnya yang disambut tepuk tangan sekitar seribu kader PSI Donggala yang hadir.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Ali juga menyampaikan optimismenya terhadap peluang PSI meningkatkan perolehan suara pada Pemilu 2029.
Ia mengungkapkan alasan bergabung dengan PSI meski partai tersebut dua kali belum lolos ke DPR RI.
Ahmad Ali meyakini kondisi tersebut dapat berubah apabila seluruh kader bekerja dan melakukan konsolidasi secara serius.
Karena itu, Ahmad Ali minta kader dan pengurus PSI membuka ruang bagi tokoh serta kader baru dari berbagai latar belakang politik untuk bergabung.
Menurutnya, PSI tidak akan menjadi partai besar jika hanya mengandalkan orang-orang yang saat ini berada di dalam struktur partai.
“Kita tidak bisa memenangkan partai ini hanya dengan orang-orang yang ada di sini saat ini. Kita harus mau menerima orang luar untuk bergabung,” katanya.
Demi PSI, Ahmad Ali menyatakan siap mempertaruhkan nama besarnya untuk memenangkan PSI di Sulawesi Tengah pada Pemilu 2029.
Konsolidasi, perekrutan kader, dan penguatan struktur akan menjadi pekerjaan yang terus dilakukan PSI menjelang Pemilu 2029.
Saat membuka Rakorda PSI Donggala, Ahmad Ali didampingi sejumlah pengurus DPP PSI, antara lain Bestari Barus, Ustad Ade Chandra, Dian Sandi, dan Beni.
Turut hadir Ketua DPW PSI Sulawesi Tengah Agus Lamakarate bersama jajaran pengurus. ***
Kunjungi Instagram resmi MemoSulawesi.id di sini.












